<blink>Ulasan</blink> | PARIWISATA MUNA

MUNA : Lebih dari 200 peserta yang berasal dari kalangan Instansi, umum juga utusan 33 Kecamatan se Kab. Muna serta utusan pelajar SLTP dan SLTA se Muna dan peserta dari Mancanegara diantaranya Jepang, Jerman, Prancis, Belanda, Brazil, Korea, Australia, dan india memadati dataran Sarana Olah Raga ( SOR ) dengan membawa berbagai macam pernak-pernik peralatan layang-layang untuk mengikuti Festival Layang-layang Internasional ke 4 di kota Raha. Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Dalam laporannya Ketua Panitia Festival Layang-layang Internasional 4. Zakaruddin,SE. M.Si mengatakan event Internasional yang ke empat kalinya digelar ini sebagai lanjutan dari program tahunan Kab Muna juga ajang perkenalan budaya Kab. Muna sesuai tema dalam pelaksanaan Festival layang-layang kita wujudkan Kabupaten Muna sebagai daerah tujuan Wisata yang aman serasi, maju dan berkelanjutan, menyambut Visit Muna 2011.

Penyelenggaraan kegiatan Layang tersebut dihadiri oleh Bapak menteri Kebudayaan dan Priwisata RI
( yang mewakili ), Bapak Gubernur Sulawesi Tenggara ( yang mewakili ) dan Bapak Bupati Muna, ( yang mewakili ). Mewakili Bapak menteri Kebudayaan dan Priwisata RI, yang hadir untuk membuka secara resmi festival Layang-layang Internasional Kab.Muna tersebut, menyampaikan apresiasi dan penghargaan secara khusus kepada Bapak Gubernur Sultra, Bupati Muna, Legong dan Asosiasi Layang Indonesia serta semua pihak yang ikut mengsukseskan kegiatan tersebut Bapak menteri juga telah mencanangkan sebagai tahun kunjungan wisata 2009 dan berintegrasi dengan satu abad Kebangkitan Nasional ( celebrating 100 years of nation,s awakening ). Event ini sangat berharga dan potensial untuk kita perkenalkan ke dunia luar sehingga dikenal secara luas oleh masyarakat Internasional, katanya dalam sambutannya. juga sambutan bapak Bupati Muna yang mengawali sambutannya dengan mengutarakan bahwa kab. Muna sebagai satu-satunya di sulawesi Tenggara yang banyak memliki potensi investasi diberbagai bidang antara lain kepariwisataan, pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, infrastruktur dan jasa perhotelan serta perhubungan.

Layangan Muna (Kaghati) di klaim sebagai layang-layang tertua di Dunia, itu bisa di buktikan dengan adanya artevak sejarah yang berada di dalam gua layang-layang di Kec. Lohia dan telah diteliti oleh timn Arkeolog Austalia. penyelenggaraan Layang-layang Internasional ini berlangsung dengan sangat meriah karena menghadirkan berbagai jenis kesenian tradisional lainnya seperti atraksi perkelahian kuda yang hanya terdapat di Kab, Muna.

pada kesimpulannya, pelaksanaan kegiatan sangat diharapkan pasa masa yang akan datang antara pemerintah pusat, Propinsi dan juga Kabupaten / Kota dapat mengembangkan Kepariwisataan dan Seni Budaya yang merupakan unggulan masing-masing Kabupaten antara lain rute perjalanan turis dari Bali, kendari, Muna, buton, Wakatobi atau penyelenggaraan Festival Budaya Masing-masing Kabupaten Harap Bupati muna kedepan. ( Roy )

Categories:

Leave a Reply